Langsung ke konten
Rinjani-Lombok UNESCO Biosphere Reserve
Keberlanjutan

Ketangguhan Iklim dan Bencana

Hidup berdampingan dengan gunung api, gempa bumi, dan iklim yang berubah.

Lombok menghadapi letusan gunung api, gempa bumi, tanah longsor, banjir, kekeringan, dan kenaikan muka laut. Pada Juli dan Agustus 2018 serangkaian gempa bumi menewaskan lebih dari 500 orang dan merusak ratusan ribu rumah. [VERIFY: angka] Masa pemulihan menunjukkan betapa rentannya pulau ini, sekaligus betapa kuatnya masyarakatnya.

Makna ketangguhan di sini

Hutan yang sehat

Hutan di lereng curam menahan tanah dan air, mengurangi longsor, banjir, dan kekeringan.

Mangrove dan terumbu

Pelindung alami yang meredam badai dan gelombang di pesisir.

Masyarakat yang siap

Pendidikan tentang bahaya gunung api dan gempa, peringatan dini, dan evakuasi, dengan kearifan lokal sebagai pusatnya.

[SUPPLY: program adaptasi iklim dan pengurangan risiko bencana, serta instansi mitra]